Sunscreen untuk Ibu Menyusui : beautyplus.id

Halo ibu-ibu menyusui! Dalam artikel ini, kami akan membahas topik yang penting dan relevan bagi Anda, yaitu sunscreen atau tabir surya untuk ibu menyusui. Bagi sebagian orang, menggunakan sunscreen mungkin tidak menjadi hal yang penting dalam rutinitas perawatan kulit mereka. Namun, sebenarnya menggunakan sunscreen sangat penting untuk menjaga kulit Anda tetap sehat dan terhindar dari kerusakan akibat paparan sinar matahari yang berlebihan.

Apa itu sunscreen?

Sunscreen adalah suatu produk yang berfungsi melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) yang merusak. Sinar UV terbagi menjadi dua, yaitu UV-A dan UV-B. Sinar UV-A dapat menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit, sedangkan sinar UV-B dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan sunscreen yang melindungi kulit dari kedua jenis sinar tersebut.

Tabel 1: Jenis Sinar UV dan Dampaknya pada Kulit

Jenis Sinar UV Dampak pada Kulit
UV-A Penuaan dini dan kanker kulit
UV-B Kulit terbakar dan kanker kulit

Mengapa ibu menyusui perlu menggunakan sunscreen?

Sebagai ibu menyusui, Anda mungkin berpikir bahwa tidak perlu menggunakan sunscreen karena sebagian besar waktu Anda tidak berada di luar rumah. Namun, sebenarnya Anda masih terpapar sinar matahari meskipun berada di dalam rumah atau di luar ruangan yang tidak terkena langsung sinar matahari. Selain itu, hormon estrogen dan progesteron yang meningkat saat menyusui dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

Apa yang harus dipertimbangkan saat memilih sunscreen?

Ketika memilih sunscreen, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, di antaranya:

1. SPF

SPF merupakan kependekan dari Sun Protection Factor, yang menunjukkan kemampuan sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar UV-B. Semakin tinggi angka SPF, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk kulit terbakar. Namun, SPF tidak menunjukkan kemampuan melindungi kulit dari sinar UV-A.

2. Jenis sunscreen

Ada dua jenis sunscreen, yaitu sunscreen fisik dan sunscreen kimia. Sunscreen fisik mengandung bahan yang memantulkan sinar matahari, seperti titanium dioksida dan seng oksida, sedangkan sunscreen kimia mengandung bahan yang menyerap sinar matahari, seperti avobenzone dan octinoxate. Sunscreen fisik lebih cocok untuk kulit sensitif karena tidak menimbulkan iritasi, sedangkan sunscreen kimia lebih mudah menyerap dan meninggalkan residu yang lebih sedikit.

3. Kandungan bahan kimia

Beberapa bahan kimia dalam sunscreen dapat diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam darah. Oleh karena itu, sebaiknya hindari sunscreen yang mengandung oktoksalat, oksibenzon, dan padimate O.

Bagaimana cara menggunakan sunscreen dengan benar?

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari sunscreen, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Gunakan sunscreen setiap hari

Meskipun cuaca terlihat mendung atau Anda hanya berada di dalam ruangan, tetap gunakan sunscreen setiap hari untuk melindungi kulit dari sinar UV yang merusak.

2. Oleskan sunscreen dengan benar

Gunakan jumlah yang cukup untuk menutupi seluruh wajah dan leher. Perhatikan juga bagian tubuh yang tersembunyi seperti tangan dan kaki.

3. Oleskan sunscreen sebelum berdandan

Sebaiknya oleskan sunscreen sebelum menggunakan makeup atau skincare lainnya agar sunscreen dapat bekerja secara optimal.

4. Perbarui penggunaan sunscreen setiap dua jam sekali

Jangan lupa untuk memperbarui penggunaan sunscreen setiap dua jam sekali. Jika Anda berada di dalam air atau berkeringat, perbarui penggunaan setiap 40-80 menit sekali.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apakah sunscreen aman untuk ibu menyusui?

Sunscreen yang umumnya dijual di pasaran aman digunakan oleh ibu menyusui. Namun, sebaiknya hindari sunscreen yang mengandung oktoksalat, oksibenzon, dan padimate O.

2. Berapa sering harus menggunakan sunscreen?

Sunscreen sebaiknya digunakan setiap hari, terlepas dari cuaca atau waktu di luar ruangan. Perbarui penggunaan setiap dua jam sekali dan jika berada di dalam air atau berkeringat, perbarui penggunaan setiap 40-80 menit sekali.

3. Apakah SPF 50 lebih baik dari SPF 30?

Semakin tinggi angka SPF, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk kulit terbakar. Namun, SPF tidak menunjukkan kemampuan melindungi kulit dari sinar UV-A. Oleh karena itu, sebaiknya pilih sunscreen dengan SPF 30 dan di atasnya.

4. Bolehkah menggunakan sunscreen di bawah pakaian?

Ya, sunscreen dapat digunakan di bawah pakaian untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.

5. Bisakah sunscreen menyebabkan reaksi alergi atau iritasi?

Ya, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau iritasi setelah menggunakan sunscreen. Oleh karena itu, sebaiknya tes terlebih dahulu pada area kecil sebelum menggunakannya secara luas.

Sekian artikel mengenai sunscreen untuk ibu menyusui. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk selalu melindungi kulit Anda dari sinar matahari yang merusak. Terima kasih telah membaca!

Sumber :